Tips Menjadi Pribadi Siap Kerja
Seringkali dalam kehidupan pekerjaan yang akan Anda jalani, Anda merasa bahwa pengalaman adalah yang diperlukan untuk berada di dalam sebuah pekerjaan, sehingga yang Anda persiapkan adalah keahlian dan pengetahuan yang diperlukan untuk memasuki pekerjaan tersebut. Itu tidaklah salah dan disarankan Anda memang harus mempunyainya.
Menjadi seorang pribadi yang siap kerja adalah sebuah hal yang gampang-gampang susah karena itu sangat bergantung kepada diri Anda sendiri. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan agar dapat menjadi seorang pribadi yang siap kerja:
1. Jadilah Pribadi yang Diterima, yaitu pribadi yang aman dan tidak berbahaya bagi senior anda, bersikap sewajarnya dan natural serta jangan mengurangi kebaikan Anda.
2. Jadilah Pribadi yang Disukai, yaitu pribadi yang sudah mulai diajak makan siang bersama, bersenda gurau atau bahkan mendapat hadiah dari senior Anda. Nasihatnya, jangan mudah tersinggung, mudahlah membantu, ikhlas memuji, tulus meminta maaf dan sportif.
3. Jadilah Pribadi yang Dipercaya, yaitu pribadi yang dianggap penting, sering dimintai saran, usulan bahkan nasihat oleh atasan. Nasihatnya, jadilah orang yang dipercaya orang besar, jujur dalam memberikan pendapat dan dalam melakukan segala hal, dukung atasan dengan cara yang sesuai norma dan buatlah ia terkesan pada Anda.
4. Jadilah Orang yang Dihormati, yaitu orang yang terus berlaku jujur, karenanya karyawan yang dihormati akan banyak hal yang didapat seperti gaji bagus, fasilitas jempolan dan peluang sukses yang cemerlang di depan Anda.
Tips-tips diatas tidak hanya berguna bagi orang-orang yang baru memasuki dunia kerja, tetapi juga orang-orang yang sudah lama bekerja saat. Apakah keempat hal diatas sudah Anda jalani dan terapkan dalam dunia kerja Anda? Selamat belajar!!.
Sumber : salamsuper.com
Add comment April 24, 2009
5 Hal Yang Dapat Merubah Kekalahan Menjadi Kemenangan
Dalam kehidupan ini, setiap manusia pastilah tidak menginginkan kekalahan. Hal ini sebenarnya wajar dan tidak perlu takut pada saat menghadapinya. Ketakutan akan kekalahan akan membuat Anda menjadi pribadi yang rapuh. Kerapuhan di dalam diri Anda akan membuat Anda berbuat hal-hal yang tidak benar untuk meraih sebuah kemenangan.
Anda sebenarnya tidak perlu takut dengan kekalahan karena untuk mengatasi hal ini yang perlu diketahui adalah seninya. Berikut ini ada beberapa tips yang perlu Anda ketahui dan terapkan dalam setiap kehidupan Anda:
1. Pelajarilah kemunduran (setback) untuk menempuh jalan ke arah keberhasilan. Jika anda kalah atau rugi, belajarlah dari kekalahan atau kerugian anda itu dan berusahalah untuk menang di lain waktu.
2. Milikilah keberanian untuk menjadi pengkritik diri Anda sendiri. Carilah kesalahan-kesalahan dan kelemahan-kelemahan Anda, lalu perbaikilah. Ini akan membuat Anda menjadi pribadi yang profesional.
3. Jangan Sekali-kali menyalahkan “Nasib Buruk”. Cari dan temukanlah apa yang menyebabkan kegagalan itu terjadi, sebab jika hanya bisa menyalahkan maka hal itu tidak akan pernah membawa Anda pada tujuan Anda.
4. Gabungkanlah ketekunan dan eksperimen-eksperimen baru. Jangan ubah tujuan Anda dan jangan pula membenturkan kepala Anda pada tembok. Cobalah pendekatan-pendekatan baru serta buatlah eksperimen-eksperimen.
5. Ingat, bahwa selalu ada segi baik/positif dan hikmah dalam setiap situasi. Temukan, ketahui, dan lihatlah segi positifnya dan hilangkan rasa keputusasaan dalam diri.
Kelima tips diatas sangatlah bergantung kepada bagaimana Anda menjalaninya dalam kehidupan Anda. Saat mulai menerapkan kelima tips diatas maka setiap pekerjaan atau usaha yang Anda jalankan pun akan dilakukan dengan hal-hal yang benar serta hasil yang didapatkan pun akan berlimpah-limpah seperti Ayub yang diberkati oleh Allah setelah dia sanggup keluar dari ujian hidupnya.
Selamat melihat dan menikmati keindahan ’seni kekalahan menjadi kemenangan’ tersebut di dalam kehidupan keuangan Anda !!!
Sumber : salamsuper.com/bm
Add comment April 23, 2009
Character Development
The Importance of…
Child Guidance, p.161 “A character formed according to the divine likeness is the only treasure that we can take from this world to the next. Those who are under the instruction of Christ in this world will take every divine attainment with them to the heavenly mansions. And in heaven we are continually to improve. How important, then, is the development of character in this life.”
Child Guidance, p.163 “The harvest of life is character, and it is this that determines destiny, both for this life and for the life to come. The harvest is a reproduction of the seed sown. Every seed yields fruit after its kind. So it is with the traits of character we cherish. Selfishness, self-love, self-esteem, self-indulgence, reproduce themselves; and the end is wretchedness and ruin. “He that soweth to his flesh shall of the flesh reap corruption; but he that soweth to the Spirit shall of the Spirit reap life everlasting.” Galatians 6:8. Love, sympathy, and kindness yield fruitage of blessing, a harvest that is imperishable.
The Greatest Evidence of Christianity.–If Christian mothers will present to society children with integrity of character, with firm principles and sound morals, they will have performed the most important of all missionary labors. Their children, thoroughly educated to take their places in society, are the greatest evidence of Christianity that can be given to the world. (more…)
Add comment April 14, 2009
Character
True Beauty
I Samuel 16:6,7
Conflict and Courage, p.160 “When the sacrifice was ended, and before partaking of the offering feast, Samuel began his prophetic inspection of the noble appearing sons of Jesse. Eliab was the eldest, and more nearly resembled Saul for stature and beauty than the others. His comely features and finely developed form attracted the attention of the prophet. As Samuel looked upon his princely bearing, he thought, “This is indeed the man whom God has chosen as successor to Saul.” . . . But Jehovah did not look upon the outward appearance. Eliab did not fear the Lord. Had he been called to the throne, he would have been a proud, exacting ruler. . . . (more…)
Add comment April 14, 2009
MENEROBOS LAMPU MERAH
Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jack segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lenggang. Lampu berganti kuning. Hati Jack berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala. Jack bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. “Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,” pikirnya sambil terus melaju.
Prit! Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jack menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing. Hey, itu khan Bob, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Jack agak lega. Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya. (more…)
Add comment February 26, 2009
Hasrat, Komitmen, dan Keberanian
Oleh: Ang Tek Khun *
Namanya Hani. Hani Irmawati. Ia adalah gadis pemalu, berusia 17
tahun. Tinggal di rumah berkamar dua bersama dua saudara dan
orangtuanya. Ayahnya adalah penjaga gedung dan ibunya pembantu rumah
tangga. Pendapatan tahunan mereka, tidak setara dengan biaya kuliah
sebulan di Amerika.
Pada suatu hari, dengan baju lusuh, ia berdiri sendirian di tempat
parkir sebuah sekolah internasional. Sekolah itu mahal, dan tidak
menerima murid Indonesia. Ia menghampiri seorang guru yang mengajar
bahasa Inggris di sana. Sebuah tindakan yang membutuhkan keberanian
besar untuk ukuran gadis Indonesia. (more…)
Add comment February 26, 2009
Hari Tanpa Rambut
Apa pun yang kau lakukan, cintailah dirimu karena melakukannya. Apa pun yang kau rasakan, cintailah dirimu karena merasakannya.(Thadeus Golas)
Saat berusia 16, kau berdiri di depan cermin, memperhatikan setiap sentimeter wajahmu. Kau mengeluh bahwa hidungmu terlalu besar dan ada jerawat muncul lagi, ditambah lagi kau merasa bodoh, rambutmu tidak pirang, dan cowok di kelas Bahasa Inggris itu belum melihatmu.
Alison belum pernah mendapat masalah seperti itu. Dua tahun yang lalu, ia adalah seorang murid kelas tiga SMU, cantik, populer, dan pintar, belum lagi posisinya sebagai penjaga gawang tim inti lacrosse dan penjaga pantai. Dengan tubuhnya yang tinggi langsing, matanya yang biru jernih, dan rambutnya yang tebal dan pirang, ia kelihatan lebih seperti model pakaian renang daripada murid SMU. Tapi pada musim panas itu, ada yang berubah.
Sehari setelah menjaga pantai, Alison tak sabar ingin pulang, membilas air laut dari rambutnya dan menyisir rambut yang kusut. Ia membalikkan rambutnya ke depan. “Ali !” seru ibunya, “kamu kenapa ?” Ia menemukan sebuah pitak di puncak kepala anaknya. “Kamu mencukurnya ? Atau mungkin orang lain yang mencukurnya waktu kamu sedang tidur ?” Mereka dapat segera memecahkan misteri itu, Alison mungkin mengikat rambutnya dengan karet terlalu erat. Kejadian itu cepat terlupakan. (more…)
Add comment February 26, 2009
Harga Seorang Cacat
Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang
menarik bagi anak-anak kecil, “dijual anak anjing”.
Segera saja seorang anak lelaki datang,
masuk ke dalam toko dan bertanya “Berapa harga anak
anjing yang anda jual itu?”
Pemilik toko itu menjawab, “Harganya berkisar antara 30 – 50 Dollar.” (more…)
Add comment February 26, 2009
Jangan Gampang Menyerah
Hubungan yang intim dengan Tuhan bisa menyelesaikan masalah-masalah Anda. Salah satu kelebihan orang yang mempunyai pergaulan akrab dengan Tuhan adalah mereka bisa tetap tenang di tengah pencobaan yang dashyat, seperti raja Daud di atas. Mereka mengerti bahwa Tuhan pasti akan menggenapi janji-Nya untuk membuat mereka menang atas setiap pencobaan yang mereka hadapi. (more…)
Add comment February 26, 2009
Terima Kasih Karunia-Nya
Pernahkah Anda menghadapi satu situasi yang berat sampai-sampai Anda merasa sulit untuk mentaati Firman Tuhan? Atau pernahkah Anda mengalami suatu masalah yang sepertinya Anda tidak bisa atasi? Pada saat-saat inilah Anda harus meminta Tuhan untuk memberikan kasih-karuniaNya supaya Anda bisa berkemenangan atas keadaan Anda.
Banyak dari Anda yang mungkin sudah mendengar arti dari kasih-karunia Tuhan. Mungkin Anda mengerti tehtang “konsep” kasih-karunia. Tetapi, apakah Anda benar-benar tahu dan yakin apa arti dari kasih-karunia-Nya? Tahukah Anda bahwa ada tujuan dan maksud di balik kasih karunia tersebut? Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat pada perumpamaan berikut.
Ada seorang bapak yang anaknya meninggal akibat tertabrak mobil. Maka bapak tersebut mempunyai tiga pilihan. Yang pertama, dia bisa mendatangi orang yang menabrak dan membunuhnya. Ini disebut balas dendam. Kedua, si bapak bisa menyerahkan penabrak tersebut ke tangan polisi. Yang pada akhirnya orang tersebut akan diadili. Ini disebut keadilan. (more…)
Add comment February 26, 2009

